Startup teknologi asal Indonesia, Jomancer, mengumumkan keberhasilannya dalam mengamankan pendanaan Seri A yang signifikan dari sejumlah investor terkemuka di Asia Tenggara dan global. Pendanaan ini ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan e-commerce dan memperkuat infrastruktur teknologi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan bisnis digital di kawasan Asia Tenggara.
Jomancer, yang berdiri sejak 2020, telah dikenal sebagai penyedia solusi teknologi end-to-end untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memperluas kehadiran digital mereka melalui platform e-commerce. Dengan pendanaan terbaru ini, perusahaan berencana mempercepat ekspansi ke pasar regional seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina dalam dua tahun ke depan.
Detail Pendanaan dan Investor Strategis
Jumlah dan Sumber Pendanaan
Pendanaan Seri A yang berhasil diraih Jomancer mencapai USD 25 juta. Dana ini berasal dari kombinasi investor strategis dan venture capital ternama, termasuk:
- East Ventures (Indonesia)
- Golden Gate Ventures (Singapura)
- 500 Global (Amerika Serikat)
- Sebuah perusahaan teknologi logistik regional yang tidak disebutkan namanya
Tujuan Utama Pendanaan
Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk beberapa fokus strategis utama:
- Ekspansi Geografis
Memperluas operasi ke tiga negara baru di Asia Tenggara, dengan fokus pada pasar yang sedang tumbuh pesat dalam sektor e-commerce. - Pengembangan Produk dan Teknologi
Meningkatkan fitur platform seperti AI-driven personalisasi, manajemen inventaris cerdas, dan integrasi pembayaran lintas negara. - Perekrutan Talent Global
Menambah tim teknis, pemasaran, dan operasional di level regional untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. - Penguatan Infrastruktur Logistik dan Fulfillment
Bermitra dengan penyedia logistik lokal untuk mempercepat pengiriman dan menekan biaya operasional bagi pelanggan UMKM.
Transformasi UMKM Melalui Solusi E-Commerce Terintegrasi
Apa Itu Jomancer?
Jomancer adalah platform teknologi yang membantu UMKM membangun toko online secara cepat, mudah, dan terjangkau. Berbeda dengan marketplace tradisional, Jomancer menawarkan solusi white-label e-commerce yang memungkinkan pelaku usaha memiliki toko digital mandiri dengan branding sendiri.
Fitur unggulan Jomancer meliputi:
- Pembuatan toko online dalam hitungan menit
- Integrasi pembayaran lokal dan internasional (GoPay, OVO, DANA, PayPal, dll.)
- Manajemen stok dan pesanan terpusat
- Tools pemasaran digital otomatis (email marketing, retargeting, SEO)
- Analitik bisnis real-time
Dampak terhadap UMKM
Sejak peluncurannya, Jomancer telah membantu lebih dari 50.000 pelaku UMKM di Indonesia untuk go digital. Banyak pelaku usaha yang sebelumnya hanya menjual melalui media sosial kini mampu mengelola bisnis secara profesional dengan sistem yang terotomatisasi.
“Dengan Jomancer, saya bisa fokus pada produk dan pelayanan, sementara sistem mengurus pemesanan, pembayaran, dan pelaporan,” ujar Rina Wijaya, pemilik brand fashion lokal di Bandung.
Strategi Ekspansi ke Asia Tenggara
Mengapa Asia Tenggara?
Asia Tenggara merupakan salah satu pasar e-commerce paling dinamis di dunia. Menurut laporan Google, Temasek, dan Bain (2023), nilai transaksi e-commerce di kawasan ini diproyeksikan mencapai USD 309 miliar pada tahun 2025.
Jomancer melihat peluang besar dalam membantu UMKM di negara-negara berkembang untuk bertransformasi digital, terutama di sektor fashion, makanan & minuman, dan kerajinan tangan.
Negara Sasaran Ekspansi
Vietnam | Pertumbuhan UMKM digital yang pesat dan penetrasi internet tinggi |
Thailand | Ekosistem e-commerce matang dengan dukungan pemerintah |
Filipina | Populasi muda yang aktif di media sosial dan belanja online |
Visi Jangka Panjang: Menjadi Super Platform UMKM Digital
Dalam wawancara eksklusif, CEO dan pendiri Jomancer, Andika Pratama, menyatakan bahwa pendanaan Seri A ini adalah langkah krusial menuju visi perusahaan menjadi “super platform” bagi UMKM digital di Asia Tenggara.
“Kami tidak hanya ingin membantu UMKM membuat toko online, tapi juga menyediakan ekosistem lengkap — dari teknologi, pembiayaan, logistik, hingga pelatihan digital. Tujuan kami adalah memastikan setiap pelaku usaha mikro bisa bersaing di era digital,” ujar Andika.
Di masa depan, Jomancer berencana meluncurkan layanan pinjaman mikro berbasis data dan program inkubasi digital untuk UMKM binaan.
Penutup: Masa Depan Cerah bagi Ekosistem Digital Asia Tenggara
Keberhasilan Jomancer dalam meraih pendanaan Seri A bukan hanya kemenangan bagi perusahaan, tetapi juga sinyal positif bagi ekosistem startup dan digitalisasi UMKM di Asia Tenggara. Dengan dukungan finansial dan strategi ekspansi yang jelas, Jomancer siap menjadi salah satu pemain kunci dalam transformasi digital kawasan.
Dalam beberapa tahun ke depan, kita bisa menyaksikan bagaimana inovasi teknologi lokal mampu memberdayakan jutaan pelaku usaha mikro, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong inklusi ekonomi digital yang lebih luas.
Tentang Jomancer
Jomancer adalah platform teknologi e-commerce yang membantu UMKM go digital dengan cepat dan mudah. Didirikan pada 2020 di Jakarta, Jomancer telah melayani puluhan ribu pelaku usaha di Indonesia dan kini bersiap memperluas ke pasar Asia Tenggara. Kunjungi https://jomercer.biz/ untuk informasi lebih lanjut.